Pertagas Niaga Pasok Gas ke Pembangkit Listrik Pelindo I

Berita BUMN – PT Pertamina Gas Niaga (Pertagas Niaga) bakal memasok gas sebesar 30 MMSCFD hingga 35 MMSCFD, untuk memenuhi kebutuhan energi di Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) yang berada di wilayah Pelindo I.

Kerja sama pasokan gas tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Jual Beli gas atara Pertagas Niaga dan PT Pelindo I pada Senin (26/1/2015) di kantor Pelindo I di Medan, Sumatera Utara.

President Director Pertagas Niaga, Jugi Prajogio mengatakan, gas yang akan disuplai oleh PT Pertagas Niaga akan digunakan untuk membangkitkan listrik di PLTMG Pelindo I di dua lokasi yakni di Pelabuhan Belawan dan Pelabuhan Kuala Tanjung.

“Ini sungguh sebuah kepercayaan yang sangat luar biasa bagi Pertagas Niaga untuk bisa menyuplai gas bagi pembangkit listrik milik Pelindo I,” kata Jugi, di Jakarta, Senin (26/1/2015).

Gas yang akan dipasok oleh Pertagas Niaga untuk memasok kebutuhan PLTMG berasal dari pipa gas dari milik Pertagas di wilayah Sumatera Utara.

Rencananya gas untuk menyuplai PLTMG ini akan onstream pada tahun 2016 untuk Pelabuhan Belawan dan untuk Pelabuhan Kuala Tanjung akan onstream pada tahun 2017.

Selain untuk menyuplai kebutuhan energi di Pelabuhan, PLTMG ini rencananya juga akan menyuplai energi untuk kawasan industri.

“Besar harapan kami dengan kerja sama ini, Pertagas Niaga ikut mensukseskan program Pemerintah dalam rangka diversifikasi energi, penyediaan energi bersih, efisien dan ramah lingkungan,” tutur Jugi.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Pelindo I, Iman A. Sulaiman menyatakan PT Pelindo I sangat fokus untuk menggunakan energi ramah lingkungan.

“Semoga dengan terealisasinya Nota Kesepahaman ini kebutuhan energi untuk pembangkit listrik Pelindo I dapat terpenuhi,” tutupnya. (Pew/Gdn)

Sumber: liputan6.com

Kementerian Perkeretaapian Bangladesh Kunjungi PT INKA (Persero)

Berita BUMN – Kementerian Perkeretaapian Bangladesh (Bangladesh Ministry of Railways) melakukan kunjungan ke PT INKA (Persero) kemarin (26/1). Kunjungan ini sebagai tindak lanjut kontrak 100 unit MG dan 50 unit BG beberapa waktu lalu.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT INKA (Persero), R. Agus H. Purnomo menyampaikan agar proyek ini berjalan lancar. Kementerian Perkeretaapian Bangladesh, yang diwakili Md. Khalilur Rahman juga berharap kerja sama ini akan berlanjut ke depannya dan untuk proyek tahun ini sebanyak 18 car sudah bisa dikirim. Acara kemudian dilanjutkan melihat proses proses produksi di workshop.

Kontrak ini senilai US$ 72 juta atau kurang lebih Rp 860 miliar mendapatkan pendanaan melalui Asian Development Bank (ADB). PT INKA (Persero) memenangkan persaingan dengan produsen kereta asal Tiongkok dan India.

Berdasarkan rilis KBRI Dhaka dikutip Jumat (28/11/2014), Direktur Utama PT INKA (Persero), Raden Agus Harya Purnomo dan Md. Khalilur Rahman, Additional Director General (Rolling STOCK) telah menandatangani kontrak pengadaan Gerbong Kereta Api sebanyak 100 unit MG, kemarin di Gedung Kementerian Perkeretaapian Bangladesh di Rail Bhaban, Dhaka, Bangladesh.

Sementara itu kontrak pengadaan sebanyak 50 unit BG ditandatangani oleh Direktur Utama PT INKA (Persero) dengan Direktur Jenderal Bangladesh Railway, Tofazzal Hossain. Kedua penandatanganan kontrak tersebut disaksikan oleh Md. Mazibul Hoque MP, Menteri Perkeretaapian Bangladesh, Md, Munsur Ali Sikder, Sekretaris Kementerian Perkeretaapian Bangladesh, dan Duta Besar RI Dhaka, Iwan Wiranataatmadja.

 

Sumber : detikcom

Informasi Terkini Tentang BUMN